|
Waktu engkau kecil Kau menjadi sahabatku Kita pun bermain dan bercanda dengan lambaianmu yang lembut Dan saat senja menjemput malam, Mentari pun nampak nyaman istirahat dalam batas horizonmu Namun kini semua berubah Kau telan dan lemparkan apa maumu Hancur berserak seperti entropi yang membesar Hanya tangis yang kau sisakan Pedih menyayat hatii Anak-anak pun lari kebingungan “Kemana ku mencari umi wa abi?” |
| Leave a Comment: |