|
malam terus merambat namun dengkuranmu telah merampok keheningan ini saat ku gundah mencari cahaya-Mu aku termangu larut dalam gesekan dedaunan ketika ku dengar panggilan-Mu mencairkan hati yang lama membatu mengalir berkejaran hingga ujung-ujung jari kepala mengadah ke langit hitam yang lama berpaling dariku rinduku semakin bergelora dengan kepak sayapnya membawaku terbang menuju bayang-bayang di setiap sudut-sudut bintang di setiap pasir yang terus berlari kemana aku harus mengejar dimana aku harus mencari kepada siapa aku sandarkan pada-Mu Ya Allah nafasku hanya untuk-Mu |
| Leave a Comment: |